Minggu, 20 Maret 2016

Review revolusi by rezanufa

Kamu tahu kenapa buku revolusi ini kental dengan isu politik? Saya aja nggak tahu. Tapi saya udh duga karna pernah beberapa kali stalking akunnya kak rezanufa sebelum memutuskan beli bukunya. Dan emang, tweetsnya kritis gitu apalagi yang berkaitan dengan politik. Jadi saya pikir seru kali yah kisah cinta dibalut kisah kisruh politik. Yuk mari simak...

Ini cerita tentang cinta segitiga antara dira (mahasiswi awam politik), fajar (ketua bem) dan irham (polantas). Sesuai dugaan, sejak halaman pertama bebauan politik sudah tercium saat mengetahui ayah dira yang ex TNI selalu update berita di tv. Kerusuhan, demonstrasi, ketidakstabilah harga dan sebagainya sudah di bahas.

Di bab-bab awal, kisah kisruh politik ini belum mulai menegangkan. Cerita masih di dominasi dengan kisah cinta segitiga mahasiswa/i dan polantas itu. Nahhh... disini nih saya gregetan banget sama dira. Gimana yah buat saya perasaan itu ringkih, sensitif dan dalam. Jadi dira plisss dong kalau udh suka sama yang satu, jangan kasih harapan ke yang satu lagi. Kasian kan jadi baper ngarep gitu. Uuhh...

Baiklah bab-bab awal ini nggak akan saya bahas jauh karna penuh dengan derraammahh pedekate mereka bertiga. Saya mau bahas langsung ke bab yang paling seru, buat saya yaa...

Pernah nggak kamu membayangkan ada di tengah-tengah hiruk pikuk demonstrasi besar yang suka ada di tv-tv itu loh. Mungkin udh ada film sejenis dibuat dan kamu tonton. Tapi buat saya, dengan membaca lebih membuat imajinasi liar sehingga saya benar benar merasa ada di tempat kejadian. Tegang dan menyeramkan. Lemparan batu dari semua arah, ledakan, api, keributan goshhh... mau pingsan bacanya. Saya aja sampai ambil jeda sebentar buat tarik nafas. Serius.

Peristiwa ini bermula dari demonstrasi besar yang menghendaki presiden turun dari jabatannya. Adalah fajar, ketua bem ini sering memimpin demonstrasi menyuarakan asprirasi rakyat. Tidak terkecuali demonstrasi kali ini. Di sisi lain, irham sang polantas ikut turun menertibkan demonstrasi tersebut. Dua orang ini betul-betul dalam bahaya, tapi yang paling ketakutan adalah dira. Iyalah namanya juga cewek, jelas khawatir kalau orang-orang yang disayanginya sedang mempertatuhkan nyawa. Turunlah dia ke tengah tengah kerusuhan mencari dua laki-laki tersebut, terlebih irham. Sedikit bocoran, akan ada satu tokoh yg gugur.

Jadi dengan siapa dira akan bersatu nanti? Atau malah tidak dengan keduanya? Bagaimana dengan akhir kerusuhan tersebut? *angkatbahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar